Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S

Silabus Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Sertifikasi BNSP

Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Sertifikasi BNSP adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk membekali tenaga kerja dengan kompetensi dalam mengenali, mencegah, dan menangani risiko paparan gas Hidrogen Sulfida (H2S) di lingkungan kerja.

Gas H2S dikenal sangat berbahaya karena bersifat beracun, mudah terhirup, dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal jika tidak ditangani dengan prosedur yang benar.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari karakteristik gas H2S, penggunaan alat deteksi gas, prosedur kerja aman, pemakaian alat pelindung diri (APD), hingga tindakan tanggap darurat sesuai standar K3.

Sertifikasi BNSP yang diperoleh menjadi bukti pengakuan nasional atas kompetensi peserta, sehingga meningkatkan kepercayaan perusahaan dan peluang karier, khususnya di sektor migas, industri kimia, dan manufaktur berisiko tinggi.

Unit Kompetensi Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S

NoKode UnitJudul Unit Kompetensi
1B.09KKK00.001.3Menerapkan Peraturan dan Perundang-Undangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Industri Migas
2B.09KKK00.004.3Menerapkan Alat Pelindung Diri (APD)
3B.09KKK00.005.3Mengoperasikan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)
4B.09KKK00.030.3Menangani Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan
5B.09H2S00.001.2Melakukan Penyelamatan dari Bahaya Gas H2S
6B.09H2S00.002.2Mengoperasikan Alat Uji Gas H2S

Persyaratan Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S

  1. Pendidikan minimal SLTA/SMK atau pendidikan yang setara, dengan pengalaman kerja dalam kegiatan K3 khususnya pengoperasian deteksi gas H2S minimal 1 (satu) tahun.
  2. Memiliki pengalaman atau penugasan sebagai Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S di suatu Perusahaan/Institusi minimal 1 (satu) tahun, atau
  3. Mengikuti pelatihan berbasis kompetensi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S
  4. Pas photo ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar
  5. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS
  6. Curriculum Vitae (Daftar riwayat hidup)
  7. Fotokopi ijazah terakhir

 Instruktur: Trainer-trainer LSP dan praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 baik di dunia Industri maupun akademik.

Tempat Training: Offline/Online

 Durasi Training: 3 (Tiga) hari

Waktu Training:

Januari 2026Februari 2026Maret 2026April 2026
5 - 7 Januari 20262 - 4 Februari 20262 - 4 Maret 20266 - 8 April 2026
12 - 14 Januari 20269 - 11 Februari 20269 - 11 Maret 202613 - 15 April 2026
19 - 21 Januari 202618 - 20 Februari 202626 - 28 Maret 202620 - 22 April 2026
26 - 28 Januari 202623 - 25 Februari 202630 Mar – 1 Apr 202627 - 29 April 2026
    
Mei 2026Juni 2026Juli 2026Agustus 2026
4 - 6 Mei 20262 - 4 Juni 20261 - 3 Juli 20263 - 5 Agustus 2026
11 - 13 Mei 20268 - 10 Juni 20266 - 8 Juli 202610 - 12 Agustus 2026
18 - 20 Mei 202617 - 19 Juni 202613 - 15 Juli 202619 - 21 Agustus 2026
 22 - 24 Juni 202620 - 22 Juli 202626 - 28 Agustus 2026
  27 - 29 Juli 2026 
    
September 2026Oktober 2026November 2026Desember 2026
1 - 3 September 20265 - 7 Oktober 20262 - 4 November 20261 - 3 Desember 2026
7 - 9 September 202612 - 14 Oktober 20269 - 11 November 20267 - 9 Desember 2026
14 - 16 September 202619 - 21 Oktober 202616 - 18 November 202614 - 16 Desember 2026
21 - 23 September 202626 - 28 Oktober 202623 - 25 November 202621 - 23 Desember 2026
28 - 30 September 2026  28 - 30 Desember 2026

 

Harga Investasi/Peserta:

  • Offline: Rp  6.500.000,- (exclude tax)
  • Online: Rp  4.500.000,- (exclude tax)

Fasilitas Untuk Peserta Pelatihan

  1. Modul Training
  2. Sertifikat dari LSP LSK-K3 ICCOSH (BNSP)
  3. ATK: Blocknote dan Ballpoint
  4. T-Shirt
  5. Goody Bag
  6. Tumbler
  7. Foto Training
  8. Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
  9. Lunch dan dua kali coffeebreak
  10. Instruktur yang qualified

Siap Hadapi Risiko Gas H2S dengan Kompetensi yang Tepat

Gas H2S adalah salah satu bahaya paling mematikan di industri migas dan sektor berisiko tinggi lainnya.

Tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Silabus yang disusun oleh Training Indonesia dirancang untuk memastikan setiap peserta benar-benar siap menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Mengacu pada standar K3 dan kebutuhan industri, silabus ini membahas pengenalan karakteristik gas H2S, penggunaan alat deteksi, prosedur kerja aman, hingga tanggap darurat yang aplikatif.

Diperkaya dengan pendekatan praktis seperti dalam Silabus Safetyman Migas, materi pelatihan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada kesiapan nyata tenaga kerja untuk menjaga keselamatan diri, tim, dan lingkungan kerja.

Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S

Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S