Reliability Availability & Maintainability Analysis adalah program pelatihan yang membahas pendekatan sistematis untuk menganalisis keandalan (reliability), ketersediaan (availability), dan kemudahan perawatan (maintainability) suatu aset, sistem, atau peralatan.
Pelatihan ini membantu peserta memahami bagaimana kegagalan terjadi, bagaimana dampaknya terhadap operasi, serta bagaimana strategi pemeliharaan dapat dioptimalkan.
Dalam training ini, peserta biasanya mempelajari konsep dasar RAM, metode analisis kegagalan, perhitungan indikator kinerja (seperti MTBF dan MTTR), hingga penerapan RAM dalam pengambilan keputusan teknis dan manajerial.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan performa aset, meminimalkan downtime, serta mendukung efisiensi biaya operasional melalui perencanaan maintenance yang lebih efektif dan berbasis data.
Garis Besar Materi Training Reliability, Availability & Maintainability Analysis
- Defining the system by utilize the PFDs, P&IDs and equipment lists
- Obtaining necessary failure rate data and repair from reliable resources, e.g. OREDA and in accordance with the industry standard ISO 14224
- Determine individual equipment reliability
- Determining the MTTR
Calculating reliability and availability of the system (plant level) - Performing sensitivity modeling for various cases of MTTR including logistic supports for parts and materials.
- Outlining the major causes of non-availability and production inefficiency and propose improvements to the equipment/systems maintenance programs where appropriate
Manfaat Training Reliability, Availability & Maintainability Analysis
RAM analysis will benefit the maintenance engineers to manage both rotating and static equipments and their asset in more quantitative manner using proper statistics data generated from historic or well known reliability data based.
Unavailability of the equipments and plants can therefore be numerically predicted and so plant downtime can be more managed.
Siapa Yang Seharusnya Mengikuti Pelatihan Ini?
Plant and Pipeline Operators, Supervisors, Engineers and Manager.
Tempat Training: Bandung, Jakarta atau Yogyakarta
Durasi Training: 3 days
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 7 Januari 2026 | 2 - 4 Februari 2026 | 2 - 4 Maret 2026 | 6 - 8 April 2026 |
| 12 - 14 Januari 2026 | 9 - 11 Februari 2026 | 9 - 11 Maret 2026 | 13 - 15 April 2026 |
| 19 - 21 Januari 2026 | 18 - 20 Februari 2026 | 26 - 28 Maret 2026 | 20 - 22 April 2026 |
| 26 - 28 Januari 2026 | 23 - 25 Februari 2026 | 30 Mar – 1 Apr 2026 | 27 - 29 April 2026 |
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 6 Mei 2026 | 2 - 4 Juni 2026 | 1 - 3 Juli 2026 | 3 - 5 Agustus 2026 |
| 11 - 13 Mei 2026 | 8 - 10 Juni 2026 | 6 - 8 Juli 2026 | 10 - 12 Agustus 2026 |
| 18 - 20 Mei 2026 | 17 - 19 Juni 2026 | 13 - 15 Juli 2026 | 19 - 21 Agustus 2026 |
| 22 - 24 Juni 2026 | 20 - 22 Juli 2026 | 26 - 28 Agustus 2026 | |
| 27 - 29 Juli 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 3 September 2026 | 5 - 7 Oktober 2026 | 2 - 4 November 2026 | 1 - 3 Desember 2026 |
| 7 - 9 September 2026 | 12 - 14 Oktober 2026 | 9 - 11 November 2026 | 7 - 9 Desember 2026 |
| 14 - 16 September 2026 | 19 - 21 Oktober 2026 | 16 - 18 November 2026 | 14 - 16 Desember 2026 |
| 21 - 23 September 2026 | 26 - 28 Oktober 2026 | 23 - 25 November 2026 | 21 - 23 Desember 2026 |
| 28 - 30 September 2026 | 28 - 30 Desember 2026 |
Biaya Investasi/Peserta:
- 6.950.000/peserta (bayar penuh)
- 6.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelumnya)
- 6.500.000/peserta (peserta bergroup yang terdiri dari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)
Fasilitas Untuk Peserta Training
- Training Module
- Certificate
- Stationeries: NoteBook and Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Training Photo
- Training room with full AC facilities and multimedia
- Lunch and twice coffeebreak everyday of training
- Qualified instructor
Memahami Fondasi Kinerja Aset Secara Menyeluruh
Silabus Reliability, Availability & Maintainability Analysis bukan sekadar daftar materi, tetapi peta strategis untuk meningkatkan keandalan sistem, mengurangi downtime, dan mengoptimalkan biaya pemeliharaan.
Dalam program yang diselenggarakan oleh Training Indonesia, peserta diajak memahami bagaimana reliability, availability, dan maintainability saling terhubung dalam menentukan performa operasional.
Menariknya, pendekatan ini memiliki keterkaitan erat dengan Silabus Total Productive Maintenance (TPM), khususnya dalam membangun budaya perawatan yang proaktif dan berbasis data.
Jika organisasi Anda ingin beralih dari maintenance reaktif menuju strategi yang lebih prediktif dan terukur, memahami silabus ini adalah langkah awal yang krusial.