Training Pengawasan Pengolahan Sampah / Limbah Padat Non B3 Sertifikasi BNSP

Persyaratan

Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Pengawasan Pengolahan Sampah / Limbah Padat Non B3 yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:

  1. Minimal pendidikan SLTA/sederajat
  2. Fotokopi/scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Pas foto terbaru (latar belakang merah)
  4. Fotokopi/scan ijazah terakhir
  5. Sertifikat pelatihan di bidang terkait
  6. Curriculum Vitae (CV) / Daftar Riwayat Hidup
  7. Surat rekomendasi atau surat keterangan kerja dari perusahaan

Cakupan Materi

Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Pengawasan Pengolahan Sampah / Limbah Padat Non B3 by Training Indonesia

NoKode UnitJudul Unit
1E.381100.001.01Mengidentifikasi Sumber-Sumber Timbulan Sampah/Limbah Padat Non-B3
2E.381100.003.01Menentukan Tingkat Pencemaran Lingkungan Sebagai Dampak Dari Timbulan Sampah/Limbah Padat Non-B3
3E.381100.004.01Mengidentifikasi Bahaya dalam Pengelolaan Sampah/Limbah Padat Non-B3
4E.381100.005.01Melakukan Tindakan Keselamatan dan Kesehatan (K3) terhadap Bahaya Dalam Pengelolaan Sampah/Limbah Padat Non-B3
5E.382100.003.01Melakukan Perencanaan Pengolahan Sampah/ Limbah Padat Non B3
6E.382100.008.01Melaksanakan Pengolahan Sampah/Limbah Padat Non-B3
7E.383000.001.01Merencanakan Minimasi Sampah/Limbah Padat Non-B3
8E.383000.002.01Melaksanakan Minimasi Sampah/Limbah Padat Non-B3

Biaya / Investasi Training Pengawasan Pengolahan Sampah / Limbah Padat Non B3

Biaya Online/Blended Training

-

Biaya Offline Training

Rp 8.950.000

Venue & Jadwal Training

Venue

Bandung/Jakarta/Yogyakarta

Durasi

3 Hari

Jadwal

Benefit & Fasilitas

Kenapa Kami?

sertifikasi k3 kemnaker dan bnsp resmi
free konsultasi
qualified trainer
full benefit

Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!

Informasi Training

Training Pengawasan Pengolahan Sampah / Limbah Padat Non B3 - Sertifikasi BNSP

Tujuan Training Pengawasan Pengolahan Sampah/Limbah Padat Non B3

Training ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan pengawasan dan pengelolaan sampah/limbah padat non B3 secara efektif, sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku. Secara khusus, tujuan pelatihan ini meliputi:

  1. Membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi sumber-sumber timbulan sampah/limbah padat non B3 di lingkungan kerja.
  2. Meningkatkan pemahaman dalam menilai tingkat pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pengelolaan limbah.
  3. Mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta risiko dalam proses pengolahan limbah padat non B3.
  4. Membekali peserta dengan penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pengelolaan limbah.
  5. Meningkatkan kompetensi dalam merencanakan dan melaksanakan proses pengolahan limbah padat non B3 secara sistematis dan efisien.
  6. Memberikan pemahaman terkait strategi minimasi limbah guna mendukung prinsip pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
  7. Menyiapkan peserta agar mampu menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan standar operasional dan regulasi lingkungan hidup.

Manfaat Training bagi Peserta

Mengikuti training ini memberikan berbagai manfaat strategis bagi individu, antara lain:

  1. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang pengelolaan sampah/limbah padat non B3.
  2. Memperluas peluang karir sebagai pengawas atau penanggung jawab pengelolaan limbah di perusahaan.
  3. Memahami secara komprehensif proses identifikasi, pengolahan, hingga minimasi limbah.
  4. Mampu menerapkan prinsip K3 dalam aktivitas pengelolaan limbah untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
  5. Memiliki nilai tambah melalui peningkatan skill yang sesuai dengan kebutuhan industri dan regulasi pemerintah.
  6. Mendukung kesiapan dalam mengikuti sertifikasi kompetensi (jika tersedia).

Manfaat Training bagi Perusahaan

Bagi perusahaan, pelatihan ini memberikan dampak positif dalam aspek operasional maupun kepatuhan, di antaranya:

  1. Memastikan pengelolaan sampah/limbah padat non B3 dilakukan sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku.
  2. Mengurangi risiko pencemaran lingkungan dan potensi sanksi hukum akibat pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar.
  3. Meningkatkan efisiensi operasional melalui perencanaan dan pelaksanaan pengolahan limbah yang tepat.
  4. Mendukung implementasi program sustainability dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
  5. Meningkatkan budaya K3 di lingkungan kerja, khususnya dalam aktivitas pengelolaan limbah.
  6. Mengoptimalkan proses minimasi limbah sehingga dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi sumber daya.
  7. Memiliki tenaga kerja kompeten yang mampu melakukan pengawasan secara efektif dan profesional.

Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.

Registrasi

www.training-indonesia.com

Step 1 of 2

Data Training