Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi melakukan studi Hazard and Operability (HAZOP) secara sistematis dan sesuai standar nasional.
Pelatihan ini fokus pada identifikasi potensi bahaya, analisis penyimpangan proses, serta penilaian risiko pada fasilitas industri, khususnya sektor migas, petrokimia, dan manufaktur.
Melalui Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP, peserta akan mempelajari metodologi HAZOP, penggunaan guide words, teknik brainstorming tim, hingga penyusunan laporan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di akhir pelatihan, peserta mengikuti uji kompetensi BNSP sebagai pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki.
Sertifikasi ini menjadi nilai tambah penting bagi profesional K3, engineer, dan praktisi keselamatan proses dalam meningkatkan kredibilitas dan peluang karier.
Unit Kompetensi Pelatihan Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP
| No | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi |
| 1 | B.09KKK00.011.3 | Menganalisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Industri Migas |
| 2 | B.09KKK00.012.3 | Menerapkan Hazard and Operability Studies (HAZOPs) di Tempat Kerja |
Persyaratan Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP
- Pendidikan minimal SLTA/SMK atau pendidikan yang setara, dengan pengalaman kerja dalam kegiatan K3 minimal 2 (dua) tahun.
- Memiliki pengalaman melakukan kegiatan/penugasan studi atau pengkajian HAZOP di suatu Perusahaan/Institusi, atau
- Mengikuti pelatihan berbasis kompetensi Pengkajian HAZOP.
- Pas photo ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS
- Curriculum Vitae (Daftar riwayat hidup)
- Fotokopi ijazah terakhir
Instruktur: Trainer-trainer LSP dan praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 baik di dunia Industri maupun akademik.
Tempat Training: Offline/Online
Durasi Training: 3 (Tiga) hari
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 7 Januari 2026 | 2 - 4 Februari 2026 | 2 - 4 Maret 2026 | 6 - 8 April 2026 |
| 12 - 14 Januari 2026 | 9 - 11 Februari 2026 | 9 - 11 Maret 2026 | 13 - 15 April 2026 |
| 19 - 21 Januari 2026 | 18 - 20 Februari 2026 | 26 - 28 Maret 2026 | 20 - 22 April 2026 |
| 26 - 28 Januari 2026 | 23 - 25 Februari 2026 | 30 Mar – 1 Apr 2026 | 27 - 29 April 2026 |
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 6 Mei 2026 | 2 - 4 Juni 2026 | 1 - 3 Juli 2026 | 3 - 5 Agustus 2026 |
| 11 - 13 Mei 2026 | 8 - 10 Juni 2026 | 6 - 8 Juli 2026 | 10 - 12 Agustus 2026 |
| 18 - 20 Mei 2026 | 17 - 19 Juni 2026 | 13 - 15 Juli 2026 | 19 - 21 Agustus 2026 |
| 22 - 24 Juni 2026 | 20 - 22 Juli 2026 | 26 - 28 Agustus 2026 | |
| 27 - 29 Juli 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 3 September 2026 | 5 - 7 Oktober 2026 | 2 - 4 November 2026 | 1 - 3 Desember 2026 |
| 7 - 9 September 2026 | 12 - 14 Oktober 2026 | 9 - 11 November 2026 | 7 - 9 Desember 2026 |
| 14 - 16 September 2026 | 19 - 21 Oktober 2026 | 16 - 18 November 2026 | 14 - 16 Desember 2026 |
| 21 - 23 September 2026 | 26 - 28 Oktober 2026 | 23 - 25 November 2026 | 21 - 23 Desember 2026 |
| 28 - 30 September 2026 | 28 - 30 Desember 2026 |
Harga Investasi/Peserta :
- Offline: Rp 6.500.000,- (exclude tax)
- Online: Rp 4.500.000,- (exclude tax)
Fasilitas Untuk Peserta Training
- Modul Training
- Sertifikat dari LSP LSK-K3 ICCOSH (BNSP)
- ATK: Blocknote dan Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Foto Training
- Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
- Lunch dan dua kali coffeebreak
- Instruktur yang qualified
Mengapa Pengkajian HAZOP Jadi Kunci Keselamatan Industri?
Kegagalan proses, kebocoran gas, hingga kecelakaan kerja sering berawal dari risiko yang luput teridentifikasi sejak awal.
Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP hadir sebagai solusi strategis untuk memastikan setiap potensi bahaya di analisis secara sistematis dan terukur.
Melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh Training Indonesia, peserta tidak hanya memahami konsep HAZOP secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya langsung pada sistem dan proses kerja di industri.
Didukung materi yang terstruktur dan mengacu pada standar nasional, pelatihan ini relevan bagi profesional K3, engineer, hingga praktisi migas.
Bahkan, pembahasan silabusnya saling melengkapi dengan kebutuhan kompetensi lain seperti Silabus Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S, sehingga peserta memiliki sudut pandang risiko yang lebih komprehensif.
Inilah langkah awal menuju pengendalian bahaya yang lebih efektif dan berkelanjutan.