Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja Sertifikasi BNSP adalah program pelatihan kompetensi yang di rancang untuk membekali tenaga kerja agar mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko kesehatan akibat faktor bahaya di tempat kerja.
Pelatihan ini mencakup pengenalan bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial, serta metode pengendalian risiko sesuai peraturan K3 yang berlaku.
Melalui training ini, peserta akan memahami proses pengkajian risiko kesehatan kerja secara sistematis, mulai dari pengumpulan data, penilaian tingkat risiko, hingga penyusunan rekomendasi pengendalian.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan di nyatakan kompeten melalui uji sertifikasi, peserta berhak memperoleh Sertifikat BNSP sebagai bukti pengakuan nasional atas kompetensi di bidang pengkajian risiko kesehatan kerja.
Unit Kompetensi Pelatihan Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja
| No | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi |
| 1 | Q.862010.002.01 | Menerapkan Peraturan Perundang-Undangan K3 Terkait Pelayanan Kesehatan Kerja |
| 2 | Q.862010.003.01 | Melakukan Penilaian Potensi Bahaya di Tempat Kerja |
| 3 | Q.862010.004.01 | Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja |
| 4 | Q.862010.005.01 | Mengelola Pengendalian Risiko Kesehatan Tenaga Kerja |
| 5 | JKS.KK02.022.01 | Melaksanakan Program Surveilans Kesehatan Pekerja |
Persyaratan Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja
- Magister S2/Sarjana S1/D4 di bidang studi kesehatan atau terkait K3, minimal pengalaman kerja 6 bulan di bidang K3 terkait dengan skema yang akan diuji, atau
- Dokter Umum, minimal pengalaman kerja 1 tahun di bidang K3 terkait dengan skema yang akan diuji, atau
- Diploma (D3) di bidang studi kesehatan atau terkait K3, minimal pengalaman kerja 2 tahun di bidang K3 terkait dengan skema yang akan diuji.
- Pas photo ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS
- Curriculum Vitae (Daftar riwayat hidup)
- Fotokopi ijazah terakhir
Instruktur: Trainer-trainer LSP dan praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 baik di dunia Industri maupun akademik.
Tempat Training: Offline/Online
Durasi Training: 3 (Tiga) hari
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 7 Januari 2026 | 2 - 4 Februari 2026 | 2 - 4 Maret 2026 | 6 - 8 April 2026 |
| 12 - 14 Januari 2026 | 9 - 11 Februari 2026 | 9 - 11 Maret 2026 | 13 - 15 April 2026 |
| 19 - 21 Januari 2026 | 18 - 20 Februari 2026 | 26 - 28 Maret 2026 | 20 - 22 April 2026 |
| 26 - 28 Januari 2026 | 23 - 25 Februari 2026 | 30 Mar – 1 Apr 2026 | 27 - 29 April 2026 |
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 6 Mei 2026 | 2 - 4 Juni 2026 | 1 - 3 Juli 2026 | 3 - 5 Agustus 2026 |
| 11 - 13 Mei 2026 | 8 - 10 Juni 2026 | 6 - 8 Juli 2026 | 10 - 12 Agustus 2026 |
| 18 - 20 Mei 2026 | 17 - 19 Juni 2026 | 13 - 15 Juli 2026 | 19 - 21 Agustus 2026 |
| 22 - 24 Juni 2026 | 20 - 22 Juli 2026 | 26 - 28 Agustus 2026 | |
| 27 - 29 Juli 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 3 September 2026 | 5 - 7 Oktober 2026 | 2 - 4 November 2026 | 1 - 3 Desember 2026 |
| 7 - 9 September 2026 | 12 - 14 Oktober 2026 | 9 - 11 November 2026 | 7 - 9 Desember 2026 |
| 14 - 16 September 2026 | 19 - 21 Oktober 2026 | 16 - 18 November 2026 | 14 - 16 Desember 2026 |
| 21 - 23 September 2026 | 26 - 28 Oktober 2026 | 23 - 25 November 2026 | 21 - 23 Desember 2026 |
| 28 - 30 September 2026 | 28 - 30 Desember 2026 |
Harga Investasi/Peserta:
- Offline: Rp 6.500.000,- (exclude tax)
- Online: Rp 4.500.000,- (exclude tax)
Fasilitas Untuk Peserta Training
- Modul Training
- Sertifikat dari LSP LSK-K3 ICCOSH (BNSP)
- ATK: Blocknote dan Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Foto Training
- Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
- Lunch dan dua kali coffeebreak
- Instruktur yang qualified
Fondasi Kompetensi K3 untuk Mengendalikan Risiko Kesehatan di Tempat Kerja
Di tengah meningkatnya tuntutan penerapan K3 yang komprehensif, memahami Silabus Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Melalui pelatihan yang di selenggarakan oleh Training Indonesia, peserta di ajak memahami langkah-langkah sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko kesehatan akibat paparan bahaya kerja.
Silabus ini di rancang praktis dan aplikatif, selaras dengan standar sertifikasi BNSP serta pendekatan analisis risiko yang juga di kenal dalam Silabus Pengkajian HAZOP.
Dengan materi yang terstruktur dan berbasis kasus nyata, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menerapkannya langsung di lingkungan kerja.
Inilah bekal penting bagi profesional K3 yang ingin meningkatkan kompetensi dan nilai sertifikasinya.