Training Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) Sertifikasi BNSP
Persyaratan
Berikut adalah persyaratan peserta Pelatihan Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia. Program ini mengacu pada skema sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan dirancang untuk memastikan peserta memenuhi standar kompetensi di bidang Higiene Industri.
Persyaratan Pendidikan dan Pengalaman
Peserta dapat mengikuti pelatihan dan asesmen sertifikasi dengan memenuhi salah satu kualifikasi berikut:
- S1 K3 tanpa pengalaman kerja, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi K3 yang relevan dengan skema Higiene Industri Muda.
- S1 Teknik tanpa pengalaman kerja, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi K3 yang sesuai dengan unit kompetensi yang akan diases.
- S1 Non-Teknik dengan pengalaman kerja di bidang K3 minimal 6 bulan, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi K3 terkait.
- D3 K3 tanpa pengalaman kerja, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi K3 yang relevan.
- D3 Teknik tanpa pengalaman kerja, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi K3 sesuai skema sertifikasi.
- D3 Non-Teknik dengan pengalaman kerja di bidang K3 minimal 1 tahun, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi terkait.
- SLTA/Sederajat dengan pengalaman kerja di bidang K3 minimal 1 tahun, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan skema Higiene Industri Muda.
Persyaratan Administratif
Untuk proses pendaftaran dan asesmen kompetensi, peserta wajib melengkapi dokumen berikut:
- Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
- Scan/photocopy ijazah terakhir
- Scan/photocopy sertifikat pelatihan/kursus terkait K3
- Scan/photocopy identitas (KTP/Paspor/KITAS)
- Curriculum Vitae (CV) atau surat keterangan pengalaman kerja
- Surat rekomendasi dari pimpinan, atasan langsung, atau rekanan kerja
Cakupan Materi
Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) Sertifikasi BNSP by Training Indonesia
NO | KODE UNIT | UNIT |
1 | KKK.HI.01.001.01 | Melakukan Pekerjaan Higiene Industri Secara Profesional yang sesuai dengan Kode Etik Profesi |
2 | KKK.HI.01.002.01 | Melaksanakan Peraturan dan Perundangan Negara Republik Indonesia di Bidang K3 yang Berkaitan dengan Bidang Higiene Industri |
3 | KKK.HI.02.001.01 | Melaksanakan Program Higiene Industri |
4 | KKK.HI.02.002.01 | Mengantisipasi dan Mengenal Risiko Kesehatan Kerja pada saat Fase Operasi, Maintenance, dan Gawat Darurat |
5 | KKK.HI.02.003.01 | Melakukan Promosi Kesehatan tentang Pengetahuan Bahaya Risiko Kesehatan di Industry |
6 | KKK.HI.02.004.01 | Melakukan Aplikasi Sistim Informasi Higiene Industri |
7 | KKK.HI.03.001.01 | Melakukan Pengukuran Risiko Kesehatan Kerja di Tempat Kerja dengan Teknik Pengumpulan Sampel yang benar |
8 | KKK.HI.03.001.01 | Mengikuti Perubahan dan Kemajuan di bidang profesi Higiene Industri untuk Meningkatkan Kemampuannya |
Biaya / Investasi Training Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) Sertifikasi BNSP
Biaya Online/Blended Training
Rp 4.450.000
Biaya Offline Training
Rp 6.450.000
Venue & Jadwal Training
Venue
Bandung/Jakarta/Yogyakarta
Durasi
3 Hari
Jadwal
Benefit & Fasilitas
- Modul Training
- Sertifikat BNSP
- Sertifikat Pelatihan/Attendance
- Instruktur Qualified
- Notebook & Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Dokumentasi Training
- Ruang Training (Full AC & Multimedia)
- Makan Siang & 2x Coffee Break
Kenapa Kami?




Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!
Informasi Training
Training Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) - Sertifikasi BNSP
Tujuan Pelatihan Ahli Higiene Industri Muda (HIMU) – Sertifikasi BNSP
- Meningkatkan Kompetensi Profesional di Bidang Higiene Industri
Membentuk tenaga ahli yang mampu menjalankan pekerjaan higiene industri secara profesional, sesuai kode etik profesi dan standar kompetensi nasional. - Memahami dan Menerapkan Regulasi K3 yang Berlaku
Membekali peserta dengan pemahaman komprehensif terhadap peraturan perundangan di bidang K3 yang berkaitan dengan higiene industri, sehingga mampu mengimplementasikannya di lingkungan kerja. - Mampu Mengidentifikasi dan Mengantisipasi Risiko Kesehatan Kerja
Peserta dilatih untuk mengenali potensi bahaya dan risiko kesehatan kerja pada fase operasi, pemeliharaan (maintenance), maupun kondisi darurat. - Mampu Melaksanakan Program Higiene Industri Secara Sistematis
Mengembangkan kemampuan dalam menyusun, menjalankan, dan mengevaluasi program higiene industri berbasis risiko. - Terampil Melakukan Pengukuran dan Evaluasi Paparan Bahaya
Peserta mampu melakukan teknik pengukuran risiko kesehatan kerja dengan metode pengambilan sampel yang benar dan sesuai standar. - Mengembangkan Sistem Informasi dan Promosi Kesehatan Kerja
Membekali peserta dengan kemampuan mengelola sistem informasi higiene industri serta melakukan promosi kesehatan terkait bahaya dan risiko di tempat kerja.
Manfaat Pelatihan Bagi Peserta
- Memperoleh Sertifikasi Kompetensi BNSP
Sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi menjadi bukti pengakuan resmi atas keahlian di bidang higiene industri. - Meningkatkan Daya Saing dan Kredibilitas Profesional
Sertifikasi meningkatkan nilai tambah individu dalam proses rekrutmen, promosi jabatan, maupun pengembangan karier di bidang K3 dan kesehatan kerja. - Memiliki Kompetensi Teknis yang Terukur dan Terstandar
Peserta memiliki kemampuan dalam melakukan identifikasi bahaya, pengukuran paparan, analisis risiko, serta rekomendasi pengendalian secara profesional. - Memperluas Peluang Karier di Berbagai Sektor Industri
Kompetensi HIMU dibutuhkan pada industri dengan potensi paparan bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial. - Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Pengambilan Keputusan K3
Peserta mampu memberikan rekomendasi berbasis data dan standar yang berlaku untuk mendukung pengendalian risiko kesehatan kerja.
Manfaat Pelatihan Bagi Perusahaan
- Memiliki Tenaga Kompeten di Bidang Higiene Industri
Perusahaan mendapatkan SDM bersertifikasi yang mampu menjalankan program higiene industri secara profesional dan terukur. - Meningkatkan Kepatuhan terhadap Regulasi K3
Dengan adanya tenaga ahli yang memahami peraturan, perusahaan dapat meminimalkan risiko pelanggaran hukum dan sanksi administratif. - Mengurangi Risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK)
Identifikasi dan pengendalian paparan bahaya yang tepat membantu menekan angka gangguan kesehatan dan absensi karyawan. - Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Organisasi
Lingkungan kerja yang sehat dan aman berdampak langsung pada peningkatan kinerja, moral, dan efisiensi tenaga kerja. - Mendukung Implementasi Sistem Manajemen K3
Kompetensi HIMU berkontribusi dalam penguatan sistem manajemen K3 dan audit internal perusahaan. - Meningkatkan Citra dan Reputasi Perusahaan
Perusahaan yang memiliki tenaga ahli bersertifikasi menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja secara berkelanjutan.
Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.