Training Pengawas Operasional Pertama (POP) Pada Pertambangan Sertifikasi BNSP

Persyaratan

Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) Pada Pertambangan Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:

  1. Memiliki Surat Keterangan Pengalaman Kerja sesuai dengan jenjang pendidikan, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Lulusan Sarjana (S1/S2/S3) wajib memiliki pengalaman kerja minimal 1 (satu) tahun di bidang pertambangan mineral dan batubara.
    • Lulusan Diploma (D3) wajib memiliki pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun di bidang pertambangan mineral dan batubara.
    • Lulusan SLTA/sederajat wajib memiliki pengalaman kerja minimal 10 (sepuluh) tahun di bidang pertambangan dan/atau di luar pertambangan mineral dan batubara untuk area kerja tertentu.
  2. Melampirkan Curriculum Vitae (CV) terbaru.
  3. Melampirkan salinan KTP (atau Paspor bagi Warga Negara Asing).
  4. Melampirkan salinan ijazah pendidikan terakhir.
  5. Melampirkan sertifikat pendukung lain yang relevan (apabila ada).
  6. Menyertakan surat pengantar resmi dari perusahaan.
  7. Menyerahkan pas foto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar dengan ketentuan latar belakang merah, mengenakan kemeja putih dan dasi warna hitam atau gelap.

Cakupan Materi

Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) Sertifikasi BNSP by Training Indonesia

Kode Unit

Unit Kompetensi

PMB.PO02.001.01

Melaksanakan Peraturan Perundang – undangan terkait Keselamatan Pertambangan

PMB.PO02.002.01

Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang Menjadi Tanggung Jawabnya

PMB.PO02.003.01

Melaksanakan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana

PMB.PO02.004.01

Melaksanakan Investigasi Kecelakaan

PMB.PO02.005.01

Melaksanakan Identifikasi Bahayadan Pengendalian Resiko

PMB.PO02.006.01

Melaksanakan Peraturan Perundang – undangan terkait Perlindungan Lingkungan

PMB.PO02.007.01

Melaksanakan Inspeksi

PMB.PO02.008.01

Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan

Biaya / Investasi Training Pengawas Operasional Pertama

Biaya Online/Blended Training

Rp 5.000.000

Biaya Offline Training

Rp 7.000.000

Venue & Jadwal Training

Venue

Bandung/Jakarta/Yogyakarta

Durasi

4 Hari

Jadwal

Benefit & Fasilitas

Kenapa Kami?

sertifikasi k3 kemnaker dan bnsp resmi
free konsultasi
qualified trainer
full benefit

Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!

Informasi Training

Training Pengawas Operasional Pertama (POP) Pada Pertambangan - Sertifikasi BNSP

Tujuan Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) Pada Pertambangan Sertifikasi BNSP

  1. Membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh terkait peraturan perundang-undangan keselamatan pertambangan dan perlindungan lingkungan.
  2. Meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas operasional tingkat pertama di area kerja pertambangan.
  3. Mengembangkan kompetensi dalam identifikasi bahaya, analisis risiko, serta pengendalian risiko di lingkungan kerja tambang.
  4. Meningkatkan keterampilan dalam pelaksanaan inspeksi keselamatan, investigasi kecelakaan, serta analisis keselamatan pekerjaan (Job Safety Analysis).
  5. Mempersiapkan peserta untuk mengikuti uji kompetensi dan memperoleh Sertifikasi BNSP sebagai Pengawas Operasional Pertama (POP).
  6. Mendorong terciptanya budaya keselamatan (safety culture) yang konsisten dan terintegrasi di area operasional pertambangan.

Manfaat Pelatihan bagi Peserta

  1. Memenuhi persyaratan regulasi untuk dapat diangkat sebagai Pengawas Operasional Pertama di perusahaan pertambangan.
  2. Memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP yang diakui secara nasional dan meningkatkan kredibilitas profesional.
  3. Meningkatkan kemampuan kepemimpinan sebagai front line supervisor dalam mengawasi tenaga kerja tambang.
  4. Memiliki kompetensi dalam mengelola risiko keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
  5. Meningkatkan peluang karier serta daya saing di industri pertambangan mineral dan batubara.
  6. Memahami tanggung jawab hukum dan administratif dalam penerapan keselamatan pertambangan.

Manfaat Pelatihan bagi Perusahaan

  1. Memastikan perusahaan memiliki Pengawas Operasional Pertama yang kompeten dan tersertifikasi sesuai ketentuan regulasi.
  2. Mengurangi risiko kecelakaan kerja, kerugian operasional, serta potensi sanksi administratif maupun hukum.
  3. Meningkatkan efektivitas sistem manajemen keselamatan pertambangan di area kerja.
  4. Mendukung kepatuhan terhadap standar kompetensi kerja khusus di bidang pertambangan mineral dan batubara.
  5. Meningkatkan produktivitas kerja melalui pengawasan yang terstruktur dan berbasis analisis risiko.
  6. Memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas pertambangan yang mengedepankan keselamatan dan keberlanjutan operasional.

Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.

Registrasi

www.training-indonesia.com

Step 1 of 2

Data Training