Training Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Sertifikasi BNSP
Persyaratan
Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:
- Pendidikan minimal SLTA/SMK atau sederajat dengan pengalaman kerja dalam kegiatan K3 minimal 2 (dua) tahun.
- Memiliki pengalaman melakukan minimal 2 (dua) kali kegiatan/penugasan investigasi insiden atau kecelakaan berat (Lost Time Injury/LTI atau setara), atau minimal 5 (lima) kali kegiatan/penugasan investigasi pada berbagai tingkat insiden kecelakaan.
- Telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi Investigasi Kecelakaan Kerja atau Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut.
- Pas foto ukuran 3 × 4 cm sebanyak 2 (dua) lembar.
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS.
- Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup.
- Fotokopi ijazah terakhir.
Cakupan Materi
Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Sertifikasi BNSP by Training Indonesia
| No | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | M.71KKK01.011.1 | Menerapkan Manajemen Risiko K3 |
| 2 | M.71KKK01.013.1 | Melakukan Investigasi Kecelakaan Kerja |
Biaya / Investasi Training Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Sertifikasi BNSP
Biaya Online/Blended Training
Rp 5.000.000
Biaya Offline Training
Rp 7.000.000
Venue & Jadwal Training
Venue
Bandung/Jakarta/Yogyakarta
Durasi
3 Hari
Jadwal
Benefit & Fasilitas
- Modul Training
- Sertifikat BNSP
- Sertifikat Pelatihan/Attendance
- Instruktur Qualified
- Notebook & Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Dokumentasi Training
- Ruang Training (Full AC & Multimedia)
- Makan Siang & 2x Coffee Break
Kenapa Kami?




Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!
Informasi Training
Training Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut - Sertifikasi BNSP
Pelatihan Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut (Advance Incident Investigation) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan investigasi kecelakaan kerja secara sistematis, objektif, dan berbasis metode analisis yang tepat. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi penyebab dasar (root cause) dari suatu insiden serta merumuskan langkah perbaikan yang efektif guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Secara khusus, tujuan pelatihan ini adalah:
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip manajemen risiko K3 dalam proses investigasi insiden.
- Membekali peserta dengan metode dan teknik investigasi kecelakaan kerja secara komprehensif.
- Mengembangkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi penyebab langsung maupun penyebab dasar (root cause) suatu insiden.
- Melatih peserta untuk melakukan analisis data dan bukti kejadian secara sistematis dan objektif.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun laporan investigasi insiden yang profesional dan sesuai standar kompetensi.
- Mempersiapkan peserta untuk mengikuti uji kompetensi Sertifikasi BNSP pada skema penyelidikan insiden tingkat lanjut.
Manfaat Training Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Bagi Peserta
Mengikuti pelatihan ini memberikan berbagai manfaat bagi para profesional yang terlibat dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja, di antaranya:
- Memiliki kompetensi profesional dalam melakukan investigasi insiden dan kecelakaan kerja.
- Memahami teknik analisis penyebab insiden secara mendalam dan terstruktur.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di tempat kerja.
- Mampu memberikan rekomendasi tindakan pencegahan yang efektif berdasarkan hasil investigasi.
- Mendapatkan pengakuan kompetensi melalui Sertifikasi BNSP yang diakui secara nasional.
- Meningkatkan nilai profesional dan peluang karir di bidang K3, HSE, maupun manajemen risiko.
Manfaat Training Penyelidikan Insiden Tingkat Lanjut Bagi Perusahaan
Pelatihan ini juga memberikan manfaat strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan sistem keselamatan kerja dan pengelolaan risiko operasional, antara lain:
- Membantu perusahaan mengidentifikasi penyebab insiden secara akurat sehingga dapat mencegah kejadian serupa.
- Meningkatkan efektivitas program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kerja.
- Mengurangi potensi kerugian akibat kecelakaan kerja, downtime operasional, dan kerusakan aset.
- Mendukung perusahaan dalam penerapan manajemen risiko dan budaya keselamatan kerja.
- Memastikan proses investigasi insiden dilakukan oleh tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi.
- Meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap standar K3 dan praktik keselamatan kerja yang baik.
Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.