Training Reliability Engineering (Teknik Keandalan) adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam memastikan sistem, mesin, dan peralatan bekerja secara optimal, konsisten, serta minim kegagalan.
Pelatihan ini membahas konsep dasar hingga lanjutan terkait analisis keandalan, perawatan berbasis risiko, hingga strategi peningkatan umur pakai aset.
Peserta akan mempelajari metode seperti reliability analysis, failure mode and effects analysis (FMEA), serta preventive dan predictive maintenance.
Dengan mengikuti training ini, profesional di bidang teknik dapat mengurangi downtime, meningkatkan efisiensi operasional, serta menekan biaya perbaikan yang tidak terduga.
Training ini sangat relevan bagi engineer, teknisi, dan manajer operasional yang ingin meningkatkan kinerja aset dan keandalan sistem dalam jangka panjang.
Cakupan Materi Training Reliability Engineering
- Definisi System
- Teknik pengumpulan data tentang tingkat kerusakan dan kegagalan dari sumber yang terpercaya
- Teknik penentuan Tingkat keandalan Peralatan secara individu
- Teknik penentuan MTTR (mean time to repair) atau menghitung tingkat reliabilitas dan availabilitas dari System
- Model analisis sensitivitas untuk beberapa kasus MTTR meliputi juga dukungan logistic (spare part dan material)
- Menentukan factor utama ketidak siapan pakai peralatan dan in effesiensi produksi dan usulan program pemeliharaan peralatan
Jadwal Per Hari Training Reliability Engineering
Hari 1:
- Pembukaan dan Perkenalan
- Definisi & Tujuan Teknik Keandalan
- Teknik Pengumpulan data
- Teknik Penentuan Tingkat keandalan Individu
- Teknik Penentuan Tingkat Keandalan System
Hari 2:
- Pengujian Keandalan
- Penutupan
Tempat Training: Bandung, Jakarta, Yogyakarta
Durasi Training: 2 hari
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 6 Januari 2026 | 2 - 3 Februari 2026 | 2 - 3 Maret 2026 | 6 - 7 April 2026 |
| 12 - 13 Januari 2026 | 9 - 10 Februari 2026 | 9 - 10 Maret 2026 | 13 - 14 April 2026 |
| 19 - 20 Januari 2026 | 18 - 19 Februari 2026 | 16 - 17 Maret 2026 | 20 - 21 April 2026 |
| 26 - 27 Januari 2026 | 23 - 24 Februari 2026 | 26 - 27 Maret 2026 | 27 - 28 April 2026 |
| 30 - 31 Maret 2026 | |||
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 5 Mei 2026 | 2 - 3 Juni 2026 | 6 - 7 Juli 2026 | 3 - 4 Agustus 2026 |
| 11 - 12 Mei 2026 | 8 - 9 Juni 2026 | 13 - 14 Juli 2026 | 10 - 11 Agustus 2026 |
| 18 - 19 Mei 2026 | 17 - 18 Juni 2026 | 20 - 21 Juli 2026 | 19 - 20 Agustus 2026 |
| 25 - 26 Mei 2026 | 22 - 23 Juni 2026 | 27 - 28 Juli 2026 | 26 - 27 Agustus 2026 |
| 29 - 30 Juni 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 2 September 2026 | 5 - 6 Oktober 2026 | 2 - 3 November 2026 | 1 - 2 Desember 2026 |
| 7 - 8 September 2026 | 12 - 13 Oktober 2026 | 9 - 10 November 2026 | 7 - 8 Desember 2026 |
| 14 - 15 September 2026 | 19 - 20 Oktober 2026 | 16 - 17 November 2026 | 14 - 15 Desember 2026 |
| 21 - 22 September 2026 | 26 - 27 Oktober 2026 | 23 - 24 November 2026 | 21 - 22 Desember 2026 |
| 28 - 29 September 2026 | 28 - 29 Desember 2026 |
Harga Investasi/Peserta:
- Rp. 4.450.000/peserta (bayar penuh) atau
- Rp. 4.200.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
Fasilitas Untuk Peserta Training
- Modul Training
- Sertifikat
- ATK: NoteBook dan Ballpoint
- T-Shirt
- Tumbler
- Goody Bag
- Foto Training
- Ruang Training dengan fasilitas Full AC dan multimedia
- Makan siang dan 2 kali coffeebreak
- Instruktur yang Qualified
Meningkatkan Keandalan Aset untuk Operasional Tanpa Hambatan
Di tengah tuntutan industri yang semakin kompetitif, kegagalan sistem atau kerusakan mesin bukan lagi sekadar gangguan kecil, melainkan potensi kerugian besar.
Melalui Training Reliability Engineering (Teknik Keandalan) yang diselenggarakan oleh Training Indonesia, Anda akan dibekali strategi praktis untuk menjaga performa aset tetap optimal dan tahan terhadap risiko kerusakan.
Program ini juga relevan bagi Anda yang tertarik dengan Training Teknik Pemeliharaan Kendaraan (Preventive Maintenance Untuk Kendaraan), karena mengedepankan pendekatan pencegahan dan efisiensi dalam perawatan.
Saatnya beralih dari perbaikan reaktif menuju sistem pemeliharaan yang lebih cerdas, terukur, dan berkelanjutan.