Training POP Pada Pertambangan adalah program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi sebagai pengawas operasional di sektor pertambangan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Pelatihan ini mencakup penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan risiko, pengawasan aktivitas operasional, kepatuhan terhadap peraturan pertambangan, serta kemampuan memimpin tim di area kerja.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP.
Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh sertifikat BNSP yang diakui secara nasional sebagai bukti kompetensi profesional untuk menjalankan peran Pengawas Operasional Pertama (POP) di industri pertambangan.
Skema Kompetensi Training POP Pada Pertambangan
| Kode Unit | Unit Kompetensi |
| PMB.PO02.001.01 | Melaksanakan Peraturan Perundang – undangan terkait Keselamatan Pertambangan |
| PMB.PO02.002.01 | Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang Menjadi Tanggung Jawabnya |
| PMB.PO02.003.01 | Melaksanakan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana |
| PMB.PO02.004.01 | Melaksanakan Investigasi Kecelakaan |
| PMB.PO02.005.01 | Melaksanakan Identifikasi Bahayadan Pengendalian Resiko |
| PMB.PO02.006.01 | Melaksanakan Peraturan Perundang – undangan terkait Perlindungan Lingkungan |
| PMB.PO02.007.01 | Melaksanakan Inspeksi |
| PMB.PO02.008.01 | Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan |
Persyaratan Training:
- Surat Keterangan Pengalaman Kerja minimal 1 (satu) tahun di pertambangan mineral dan batubara bagi lulusan Sarjana S1/S2/S3CV terbaru (Daftar Riwayat Hidup)
- Surat keterangan pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun di pertambangan mineral dan batubara bagi lulusan Sarjana Muda (D3).
- Surat keterangan pengalaman kerja minimal 10 (sepuluh) tahun di pertambangan dan/atau di luar pertambangan mineral dan batubara untuk area kerja tertentu bagi lulusan SLTA dan sederajat
- Curriculum Vitae (CV) terbaru
- KTP/ Paspor bagi WNA
- Ijazah terakhir
- Sertifikat lainnya yang relevan sebagai pendukung
- Surat pengantar dari perusahaan
- Pas poto ukuran 3×4 = 3 lembar (background merah, kemeja putih dan dasi warna hitam/gelap).
Instruktur:
Trainer-trainer LSP dan praktisi yang memiliki pengalaman dalam bidangnya baik di dunia Industri maupun akademik
Metode Training: Blended
- 3 hari teori offline @Bandung dengan mematuhi protokoler pencegahan pandemic COVID 19
- 1 hari evaluasi dilaksanakan online menggunakan aplikasi zoom meeting dengan gadget masing-masing dengan audio & camera yang berfungsi/support untuk video conference (+koneksi internet)
Durasi Training: 4 (Empat) Hari (Include Assesment)
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 8 Januari 2026 | 2 - 5 Februari 2026 | 2 - 5 Maret 2026 | 6 - 9 April 2026 |
| 12 - 15 Januari 2026 | 9 - 12 Februari 2026 | 9 - 12 Maret 2026 | 13 - 16 April 2026 |
| 19 - 22 Januari 2026 | 18 - 21 Februari 2026 | 25 - 28 Maret 2026 | 20 - 23 April 2026 |
| 26 - 29 Januari 2026 | 23 - 26 Februari 2026 | 30 Mar – 2 Apr 2026 | 27 - 30 April 2026 |
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 7 Mei 2026 | 2 - 5 Juni 2026 | 1 - 4 Juli 2026 | 3 - 6 Agustus 2026 |
| 11 - 14 Mei 2026 | 8 - 11 Juni 2026 | 6 - 9 Juli 2026 | 10 - 13 Agustus 2026 |
| 18 - 21 Mei 2026 | 17 - 20 Juni 2026 | 13 - 16 Juli 2026 | 19 - 22 Agustus 2026 |
| 22 - 25 Juni 2026 | 20 - 23 Juli 2026 | 26 - 29 Agustus 2026 | |
| 27 - 30 Juli 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 4 September 2026 | 5 - 8 Oktober 2026 | 2 - 5 November 2026 | 1 - 4 Desember 2026 |
| 7 - 10 September 2026 | 12 - 15 Oktober 2026 | 9 - 12 November 2026 | 7 - 10 Desember 2026 |
| 14 - 17 September 2026 | 19 - 22 Oktober 2026 | 16 - 19 November 2026 | 14 - 17 Desember 2026 |
| 21 - 24 September 2026 | 26 - 29 Oktober 2026 | 23 - 26 November 2026 | 21 - 24 Desember 2026 |
| 28 Sept – 1 Okt 2026 | 28 - 31 Desember 2026 |
Biaya Investasi/Peserta: Rp. 6.500.000,-/Person (Exclude Tax)
Fasilitas Untuk Peserta Training
- Training Module
- Certificate by BNSP & PT Rumah Pelatihan Nusantara
- Training Kit
- Coffee Break and Lunch
- Ruang Meeting full facilities
- Qualified instructor
Tingkatkan Kompetensi Pengawas Operasional Pertambangan Bersama Training Indonesia
Keselamatan, kepatuhan, dan produktivitas merupakan tiga aspek utama yang harus di kuasai oleh seorang Pengawas Operasional Pertama (POP) di industri pertambangan.
Melalui Training Pengawas Operasional Pertama (POP) Pada Pertambangan Sertifikasi BNSP yang di selenggarakan oleh Training Indonesia, peserta akan di bekali pengetahuan dan keterampilan sesuai standar kompetensi nasional serta di persiapkan menghadapi uji sertifikasi BNSP.
Program ini sangat tepat bagi perusahaan maupun individu yang ingin meningkatkan kualitas pengawasan operasional di area tambang.
Selain menyediakan pelatihan POP, Training Indonesia juga menghadirkan berbagai program unggulan lainnya, termasuk Training Juru Ikat Beban/Rigger, untuk mendukung pengembangan kompetensi tenaga kerja di berbagai sektor industri.