Training Operator Pesawat Uap dan Bejana Tekan (PUBT) Kelas 1 merupakan pelatihan kompetensi bagi tenaga kerja yang menangani pengoperasian pesawat uap dan bejana tekan dengan tingkat kemampuan yang lebih tinggi. Peserta tidak hanya belajar cara mengoperasikan peralatan, tetapi juga memahami pemeriksaan, konstruksi, reparasi, hingga analisis kecelakaan.
Program ini dikenal sebagai Pelatihan Operator PUBT Kelas 1 dan dilaksanakan dengan mengacu pada materi serta ketentuan sertifikasi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Pelatihan dapat diikuti oleh calon operator maupun tenaga kerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi di bidang pesawat uap.
Apa Saja yang Dipelajari Operator PUBT Kelas 1?
Pengoperasian pesawat uap membutuhkan pemahaman yang cukup luas. Operator perlu mengetahui karakteristik peralatan dan kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan saat bekerja.
Dalam Training Operator PUBT Kelas 1, materi diawali dengan kebijakan dan dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Peserta juga mempelajari peraturan terkait pesawat uap, termasuk UU No. 1 Tahun 1970, Undang-Undang dan Peraturan Uap 1930, serta Permenaker No. 01/Men/1988.
Pada kelompok inti, pembahasan mencakup jenis dan prinsip kerja pesawat uap, fungsi appendages, air pengisi ketel uap, tata cara pengoperasian, troubleshooting, bahan bakar, serta proses pembakaran. Peserta juga mempelajari penyebab peledakan dan analisa kecelakaan pesawat uap.
Materinya tidak berhenti pada pengoperasian. Ada pula pengetahuan instalasi listrik untuk ketel uap, karakteristik bahan, konstruksi pesawat uap, pemeriksaan NDT, serta teknik inspeksi dan reparasi.
Sertifikasi Operator Pesawat Uap dan Bejana Tekan
Setelah seluruh materi Pelatihan Operator PUBT Kelas 1 selesai, peserta mengikuti ujian sertifikasi yang terdiri dari ujian teori dan ujian praktik.
Sertifikasi ini memberikan pengakuan kompetensi bagi peserta sesuai skema yang diikuti. Bagi perusahaan, pelatihan juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan kompetensi tenaga kerja yang menangani peralatan bertekanan.
Durasi dan Biaya Training Operator PUBT Kelas 1
Training Indonesia menyelenggarakan pelatihan selama 6 hari. Tersedia pilihan kelas offline di Bandung serta online/blended.
Biaya untuk kelas offline di Bandung adalah Rp7.300.000. Sementara kelas online/blended dikenakan biaya Rp6.800.000.
Peserta mendapatkan modul training dalam bentuk soft file, sertifikat pelatihan atau attendance dari Training Indonesia, serta sertifikat Kemnaker RI. Fasilitas lainnya meliputi instruktur qualified, T-shirt, goody bag, dan ATK berupa blocknote serta ballpoint.
Untuk kelas offline, tersedia ruang training ber-AC dengan multimedia lengkap. Peserta juga memperoleh coffee break 2 kali dan lunch 1 kali setiap hari.
Pilihan Training PUBT Lainnya di Training Indonesia
Selain Training Operator PUBT Kelas 1, Training Indonesia menyediakan program lain yang masih berkaitan dengan pesawat uap dan bejana tekan.
Untuk tenaga kerja yang berfokus pada pemeriksaan dan pengujian pesawat uap, tersedia Training Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang Pesawat Uap.
Ada juga Training Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang Bejana Tekan dan Tangki Timbun bagi peserta yang membutuhkan kompetensi pada bidang tersebut.
Jika kebutuhan pelatihan berada pada tingkat operator kelas 2, Training Indonesia juga menyediakan Training Operator PUBT Kelas 2.
Ingin mengikuti pelatihan dan sertifikasi PUBT? Hubungi Training Indonesia untuk mendapatkan informasi jadwal, pendaftaran, dan ketentuan peserta Training Operator PUBT Kelas 1.