Bekerja di area tinggi membutuhkan keterampilan, pemahaman K3, dan kemampuan menggunakan perangkat keselamatan dengan benar. Training Tenaga Kerja Bangunan Tinggi (TKBT) Tingkat 2 Sertifikasi BNSP merupakan pelatihan kompetensi bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan pada ketinggian dengan tuntutan kemampuan teknis dan keselamatan kerja.
Melalui Training TKBT Tingkat 2 sertifikasi BNSP, peserta mempelajari cara bekerja aman pada struktur bangunan, menggunakan perangkat pencegah dan penahan jatuh, hingga melakukan pergerakan horizontal maupun vertikal. Pelatihan ini juga mempersiapkan peserta untuk mengikuti proses sertifikasi kompetensi BNSP.
Training TKBT Tingkat 2 Mempelajari Apa Saja?
Pekerjaan pada ketinggian memiliki risiko jatuh yang perlu dikendalikan sejak awal. Karena itu, materi Pelatihan TKBT Tingkat 2 mencakup beberapa kompetensi yang berkaitan langsung dengan aktivitas kerja di lapangan.
Beberapa materi yang diberikan meliputi penerapan peraturan dan standar K3 pada pekerjaan di ketinggian, pembuatan Job Safety Analysis (JSA), serta penerapan sistem keselamatan pada lantai kerja tetap dan sementara.
Peserta juga mempelajari sistem zonasi wilayah kerja, pemilihan perangkat pelindung jatuh, penggunaan perangkat pencegah dan penahan jatuh perorangan, serta prinsip fall factor.
Selain itu, terdapat materi teknik bekerja aman pada struktur bangunan, pergerakan horizontal dan vertikal, penggunaan sistem katrol atau pulley, serta kesiapsiagaan dan tanggap darurat pada pekerjaan di ketinggian.
Materi Unit Kompetensi TKBT Tingkat 2 Sertifikasi BNSP
Kompetensi yang dipelajari dalam pelatihan meliputi:
- Menerapkan peraturan dan standar K3 dalam pekerjaan pada ketinggian.
- Membuat Job Safety Analysis dalam pekerjaan pada ketinggian.
- Menerapkan sistem keselamatan pada lantai kerja tetap dan sementara.
- Menerapkan sistem zonasi wilayah kerja.
- Menentukan perangkat pelindung jatuh yang sesuai.
- Menggunakan perangkat pencegah jatuh perorangan dengan benar.
- Merancang sistem kesiapsiagaan dan tanggap darurat.
- Menerapkan teknik bekerja aman pada struktur bangunan.
- Melakukan pergerakan horizontal dan vertikal pada struktur bangunan.
- Menggunakan sistem katrol dalam pekerjaan pada ketinggian.
- Menerapkan prinsip faktor jatuh atau fall factor.
- Menggunakan perangkat penahan jatuh perorangan.
Durasi dan Biaya Pelatihan TKBT 2 BNSP
Training Indonesia menyelenggarakan Training TKBT Tingkat 2 selama 3 hari. Pelaksanaan tersedia secara offline di Bandung maupun online/blended.
Biaya pelatihan offline di Bandung sebesar Rp5.450.000. Sementara itu, biaya untuk kelas online/blended sebesar Rp4.450.000.
Peserta juga mendapatkan modul training dalam bentuk soft file, sertifikat pelatihan atau attendance dari Training Indonesia, sertifikat BNSP, instruktur yang qualified, T-Shirt, goody bag, serta ATK berupa blocknote dan ballpoint.
Untuk pelaksanaan tatap muka, tersedia ruang training ber-AC dengan multimedia lengkap. Peserta juga memperoleh coffee break 2 kali dan lunch 1 kali setiap hari.
Ikuti Training TKBT Tingkat 2 di Training Indonesia
Jika pekerjaan Anda berkaitan dengan struktur bangunan dan aktivitas di ketinggian, peningkatan kompetensi perlu diperhatikan. Pelatihan TKBT Tingkat 2 Sertifikasi BNSP dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan kerja aman sesuai kompetensi yang dibutuhkan.
Training Indonesia juga menyediakan pelatihan lain yang masih berkaitan dengan pekerjaan pada ketinggian dan scaffolding, seperti Training Operator K3 Scaffolding, Training Perancang K3 Scaffolding, dan Training Pengawas K3 Scaffolding.
Informasi jadwal, persyaratan peserta, dan pendaftaran Training TKBT Tingkat 2 dapat Anda konsultasikan dengan tim Training Indonesia.