Training Pengelolaan Produksi Sertifikasi BNSP

Persyaratan

Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Produksi yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:

  1. Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
  2. Memiliki pengalaman kerja di bidang produksi minimal 3 (tiga) tahun.
  3. Mahasiswa dari jurusan berikut yang telah menempuh minimal Semester VI:
    • Teknik Industri
    • Teknik lainnya yang relevan
    • Logistik
    • Manajemen Industri
    • Teknik Informatika
    • Sistem Informasi
    • Pendidikan Teknik
    • Ekonomi
  4. Fotokopi ijazah terakhir.
  5. Memiliki sertifikat pelatihan yang relevan (jika ada).
  6. Surat referensi kerja sebagai bukti pengalaman minimal 3 tahun.
  7. Pas foto terbaru ukuran 3×4 cm dengan latar belakang merah (2 lembar).
  8. Fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor).
  9. Mengisi formulir permohonan sertifikasi: FR.APL.01 dan FR.APL.02.

Cakupan Materi

Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Pengelolaan Produksi by Training Indonesia

NOUNIT
1Membuat Perencanaan dan Penjadwalan Produksi
2Menganalisis Kapasitas Produksi
3Membuat Prosedur Proses Produksi
4Membuat Instruksi Kerja Proses Produksi
5Menyusun Alur Proses Produksi
6Menyusun Lay-Out Produksi
7Merancang Tata Letak Proses Produksi
8Mengendalikan Aktivitas Produksi
9Melakukan Aktivitas untuk Menopang Kegiatan Produksi dan Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia
10Melakukan Analisis Masalah yang Terjadi pada Aktivitas Produksi

Biaya / Investasi Training Pengelolaan Produksi

Biaya Online/Blended Training

-

Biaya Offline Training

Rp 6.950.000

Venue & Jadwal Training

Venue

Bandung/Jakarta/Yogyakarta

Durasi

3 Hari

Jadwal

Benefit & Fasilitas

Kenapa Kami?

sertifikasi k3 kemnaker dan bnsp resmi
free konsultasi
qualified trainer
full benefit

Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!

Informasi Training

Training Pengelolaan Produksi - Sertifikasi BNSP

Tujuan Training Pengelolaan Produksi

Training ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kompetensi komprehensif dalam mengelola seluruh aktivitas produksi secara efektif, efisien, dan terstandarisasi sesuai kebutuhan industri. Secara khusus, tujuan dari program ini adalah:

  1. Meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun perencanaan dan penjadwalan produksi yang optimal.
  2. Membekali peserta dengan keterampilan dalam menganalisis kapasitas produksi guna memastikan keseimbangan antara permintaan dan sumber daya.
  3. Mengembangkan kemampuan dalam menyusun prosedur dan instruksi kerja produksi yang sistematis dan sesuai standar operasional.
  4. Meningkatkan kompetensi dalam merancang alur proses serta tata letak (layout) produksi untuk mendukung efisiensi operasional.
  5. Membentuk kemampuan dalam mengendalikan aktivitas produksi agar berjalan sesuai target kualitas, biaya, dan waktu.
  6. Membekali peserta dengan teknik dalam mengidentifikasi dan menganalisis masalah produksi serta menentukan solusi yang tepat.
  7. Meningkatkan pemahaman terhadap pengembangan SDM produksi sebagai bagian dari peningkatan kinerja operasional.

Manfaat Training bagi Peserta

Mengikuti training ini akan memberikan berbagai manfaat strategis bagi pengembangan individu, antara lain:

  1. Memiliki kompetensi profesional yang diakui melalui sertifikasi BNSP, sehingga meningkatkan daya saing di dunia kerja.
  2. Mampu mengelola proses produksi secara end-to-end, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
  3. Lebih percaya diri dalam mengambil keputusan operasional berbasis analisis data produksi.
  4. Memahami cara meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja di lingkungan produksi.
  5. Memiliki kemampuan dalam menyusun SOP dan instruksi kerja yang efektif dan aplikatif.
  6. Mampu mengidentifikasi potensi masalah produksi lebih cepat serta menentukan tindakan perbaikan yang tepat.
  7. Membuka peluang karier yang lebih luas pada posisi seperti Supervisor Produksi, PPIC, hingga Manajer Produksi.

Manfaat Training bagi Perusahaan

Bagi perusahaan, program training ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja operasional dan bisnis, di antaranya:

  1. Meningkatkan efisiensi proses produksi melalui perencanaan dan pengendalian yang lebih baik.
  2. Mengurangi waste, downtime, dan kesalahan operasional yang berdampak pada biaya produksi.
  3. Memastikan standarisasi proses kerja melalui penerapan SOP dan instruksi kerja yang terstruktur.
  4. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pengembangan kompetensi SDM yang terarah.
  5. Membantu perusahaan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi sesuai kebutuhan pasar.
  6. Meningkatkan kualitas output produksi sehingga berdampak pada kepuasan pelanggan.
  7. Mendukung terciptanya continuous improvement dalam proses produksi melalui analisis masalah yang sistematis.
  8. Memperkuat daya saing perusahaan di industri melalui tim produksi yang kompeten dan tersertifikasi.

Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.

Registrasi

www.training-indonesia.com

Step 1 of 2

Data Training