Training Pengawas Operasional Madya Pada Pertambangan (POM) Sertifikasi BNSP

Persyaratan

Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Pengawas Operasional Madya Pada Pertambangan (POM) Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:

  1. Memiliki sertifikat Pengawas Operasional Pertama (POP).
  2. Pendidikan minimal SLTA/SMA/sederajat dengan pengalaman kerja minimal 5 (lima) tahun di bidang pertambangan sebagai pengawas operasional.
  3. Melampirkan Curriculum Vitae (CV) terbaru atau daftar riwayat hidup.
  4. Melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  5. Melampirkan fotokopi ijazah pendidikan terakhir.
  6. Melampirkan sertifikat pendukung lainnya yang relevan.
  7. Melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan.
  8. Menyerahkan pas foto ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar.

Cakupan Materi

Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Pengawas Operasional Madya Pada Pertambangan (POM) by Training Indonesia

Kode UnitUnit Kompetensi
PMB.PO02.009.01Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pengawas Operasional Madya (POM)
PMB.PO02.010.01Mengelola Keselamatan Pertambangan
PMB.PO02.011.01Mengelola Lingkungan Pertambangan
PMB.PO02.012.01Mengelola Keadaan Darurat Pertambangan
PMB.PO02.013.01Melaksanakan Upaya Penerapan Konservasi Mineral dan Batubara
PMB.PO02.014.01Mengelola Penerapan KAidah Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara
PMB.PO02.015.01Mengawasi Kegiatan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara
PMB.PO02.016.01Mengawasi Standardisasi Pertambangan Mineral dan Batubara

Biaya / Investasi Training Pengawas Operasional Madya Pada Pertambangan (POM)

Biaya Online/Blended Training

Rp 6.000.000

Biaya Offline Training

Rp 8.000.000

Venue & Jadwal Training

Venue

Bandung/Jakarta/Yogyakarta

Durasi

4 Hari

Jadwal

Benefit & Fasilitas

Kenapa Kami?

sertifikasi k3 kemnaker dan bnsp resmi
free konsultasi
qualified trainer
full benefit

Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!

Informasi Training

Training Pengawas Operasional Madya Pada Pertambangan (POM) - Sertifikasi BNSP

Tujuan Pelatihan Pengawas Operasional Madya (POM) pada Pertambangan

Berikut tujuan dari pelatihan ini:

  1. Membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai tugas, tanggung jawab, dan kewenangan sebagai Pengawas Operasional Madya (POM) sesuai regulasi pertambangan yang berlaku.
  2. Meningkatkan kompetensi peserta dalam menerapkan sistem keselamatan pertambangan dan budaya K3 secara efektif di area operasional.
  3. Mengembangkan kemampuan peserta dalam mengelola aspek lingkungan pertambangan sesuai kaidah teknis dan prinsip keberlanjutan.
  4. Membekali peserta dengan keterampilan menangani kondisi darurat pertambangan secara cepat, tepat, dan terstruktur.
  5. Meningkatkan pemahaman peserta terhadap penerapan konservasi mineral dan batubara dalam kegiatan operasional pertambangan.
  6. Mempersiapkan peserta menghadapi uji kompetensi sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) sesuai standar yang ditetapkan pemerintah atau lembaga sertifikasi terkait.
  7. Mengoptimalkan kemampuan peserta dalam melakukan pengawasan operasional terhadap kegiatan pertambangan secara efektif, efisien, dan sesuai kaidah teknis.
  8. Mendukung terciptanya tenaga pengawas pertambangan yang profesional, kompeten, dan mampu menunjang target operasional perusahaan.

Manfaat Pelatihan bagi Peserta

Berikut manfaat yang akan diperoleh peserta:

  1. Memahami secara menyeluruh peran strategis Pengawas Operasional Madya dalam mendukung kelancaran operasional pertambangan.
  2. Memiliki kompetensi teknis dan manajerial yang sesuai dengan standar nasional sektor pertambangan.
  3. Meningkatkan kesiapan dalam mengikuti sertifikasi kompetensi POM.
  4. Memperkuat kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan potensi risiko di area tambang.
  5. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dalam situasi operasional maupun kondisi darurat.
  6. Menambah kredibilitas profesional melalui peningkatan kompetensi yang terstandarisasi.
  7. Membuka peluang pengembangan karier ke jenjang pengawasan dan manajerial yang lebih tinggi di industri pertambangan.
  8. Meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan fungsi pengawasan sesuai regulasi dan standar industri.

Manfaat Pelatihan bagi Perusahaan

Berikut manfaat pelatihan bagi perusahaan:

  1. Memastikan ketersediaan tenaga pengawas operasional yang kompeten dan sesuai ketentuan regulasi pertambangan nasional.
  2. Meningkatkan penerapan keselamatan pertambangan sehingga dapat menekan potensi kecelakaan kerja dan insiden operasional.
  3. Mendukung kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pemerintah di bidang keselamatan dan operasional pertambangan.
  4. Meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap kegiatan operasional pertambangan di seluruh lini kerja.
  5. Meminimalkan risiko kerugian operasional akibat kesalahan prosedur, kecelakaan, maupun ketidaksesuaian teknis.
  6. Mendukung terciptanya budaya kerja yang disiplin, aman, dan produktif di lingkungan pertambangan.
  7. Meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan pengawasan yang sistematis dan terukur.
  8. Memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi pertambangan yang profesional, patuh regulasi, dan berorientasi pada keselamatan kerja.

Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.

Registrasi

www.training-indonesia.com

Step 1 of 2

Data Training