Training Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP
Persyaratan
Berikut persyaratan untuk mengikuti Pelatihan Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia:
- Minimal Lulusan minimal SMA/SMK
- Pas foto ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS
- Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup
- Fotokopi ijazah terakhir
Cakupan Materi
Skema unit kompetensi untuk Pelatihan Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP by Training Indonesia
| No | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | Q.86SAN00.019.1 | Melakukan pengawasan hygiene penjamah makanan |
| 2 | C.100000.006.01 | Melaksanakan program dan prosedur keamanan pangan |
| 3 | C.100000.008.01 | Melakukan praktek penanganan pangan yang aman |
Biaya / Investasi Training Penjamah Pangan
Biaya Online/Blended Training
Rp 5.000.000
Biaya Offline Training
Rp 7.000.000
Venue & Jadwal Training
Venue
Bandung/Jakarta/Yogyakarta
Durasi
3 Hari
Jadwal
Benefit & Fasilitas
- Modul Training
- Sertifikat BNSP
- Sertifikat Pelatihan/Attendance
- Instruktur Qualified
- Notebook & Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Tumbler
- Dokumentasi Training
- Ruang Training (Full AC & Multimedia)
- Makan Siang & 2x Coffee Break
Kenapa Kami?




Profesional dan Kompeten Bersama Training Indonesia dengan 100% Sertifikasi Resmi!
Informasi Training
Training Penjamah Pangan - Sertifikasi BNSP
Tujuan Training Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP
Training Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP yang diselenggarakan oleh Training Indonesia bertujuan untuk membekali peserta dengan kompetensi profesional dalam menerapkan prinsip higiene sanitasi, menjalankan prosedur keamanan pangan, serta melakukan penanganan makanan secara aman sesuai standar nasional yang berlaku. Program ini dirancang untuk memastikan setiap peserta mampu memahami, menerapkan, dan mengawasi praktik pengolahan pangan yang higienis guna menjaga kualitas produk dan melindungi kesehatan konsumen.
Selain itu, pelatihan ini bertujuan mempersiapkan peserta menghadapi uji kompetensi BNSP sehingga memperoleh sertifikasi resmi sebagai bukti pengakuan kompetensi di bidang penjamahan pangan.
Manfaat Training Bagi Peserta
Mengikuti Training Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP memberikan berbagai manfaat bagi peserta, antara lain:
- Meningkatkan pemahaman tentang hygiene dan sanitasi pangan
Peserta memahami standar kebersihan personal, sanitasi area kerja, serta pengendalian kontaminasi dalam proses pengolahan makanan. - Menguasai prosedur keamanan pangan sesuai standar nasional
Peserta mampu menerapkan prosedur kerja yang aman dalam penanganan, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian makanan. - Meningkatkan keterampilan praktik penanganan pangan yang aman
Peserta memperoleh keterampilan teknis dalam menjaga mutu dan keamanan pangan di lingkungan kerja. - Memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP
Sertifikasi menjadi bukti kompetensi profesional yang diakui secara nasional dan meningkatkan daya saing di industri pangan, katering, restoran, hotel, rumah sakit, maupun jasa boga. - Meningkatkan peluang karier profesional
Peserta memiliki nilai tambah untuk menduduki posisi strategis yang mensyaratkan kompetensi keamanan pangan. - Meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan risiko kontaminasi pangan
Peserta mampu mengidentifikasi potensi bahaya pangan dan melakukan tindakan pencegahan secara efektif.
Manfaat Training Bagi Perusahaan
Bagi perusahaan, penyelenggaraan Training Penjamah Pangan Sertifikasi BNSP memberikan manfaat strategis, di antaranya:
- Meningkatkan standar keamanan pangan perusahaan
Perusahaan memiliki tenaga kerja kompeten yang mampu menjalankan prosedur penanganan pangan sesuai standar keamanan pangan. - Mengurangi risiko kontaminasi dan keluhan konsumen
Penerapan praktik kerja yang benar membantu meminimalkan risiko kerusakan produk, foodborne illness, dan komplain pelanggan. - Mendukung kepatuhan terhadap regulasi pemerintah
Perusahaan lebih siap memenuhi persyaratan hygiene sanitasi dan keamanan pangan sesuai ketentuan regulator. - Meningkatkan reputasi dan kepercayaan pelanggan
Tenaga kerja bersertifikasi menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas, keamanan, dan profesionalisme layanan. - Meningkatkan efisiensi operasional
Penerapan prosedur kerja yang tepat membantu mengurangi kesalahan operasional, pemborosan bahan baku, dan potensi kerugian. - Mendukung sistem audit dan sertifikasi perusahaan
Kompetensi SDM yang terstandarisasi mempermudah perusahaan dalam menghadapi audit internal maupun eksternal seperti HACCP, ISO 22000, atau standar keamanan pangan lainnya. - Membangun budaya kerja yang berorientasi mutu
Pelatihan mendorong terbentuknya kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas dan keamanan produk pangan secara berkelanjutan.
Instruktur atau trainer yang diselenggarakan oleh Training Indonesia merupakan praktisi berpengalaman dan akademisi resmi dari BNSP.